Senin, 15 Mei 2017

Cara pakai sarung

Cara Memakai Sarung Sholat yang Rapi & Tidak Mudah Lepas 



Biasanya kalau mau belajar apa saja, termasuk cara memakai sarung sholat yang rapi dan baik sama orang tua. Tapi kadang miris juga menyaksikan kenyataan di Masjid masih sering terlihat orang yang sudah tua dan juga anak muda yang cara pakai sarungnya amburadul, miring, lipatannya besar, mudah lepas, dan sebagainya. Yah… tentunya masalahnya Cuma satu, yakni karena tidak tau tekniknya.
Sebelum ngasih tutorial sarungnya saya mau cerita dulu soal pengalaman saya saat masih di pesantren.
Dulu, waktu masih awal mondok (Pesantren), yang namanya anak baru kan masih lugu, apalagi soal cara pakai sarung yang rapi.
Nah, pas ada kakak senior yang liat cara saya mengenakan yang amburadul dan mudah lepas, akhirnya saya diajari tips-tipsnya.
Walhasil, setelah itu, kita kadang adu kekuatan lipatan sarung yang dikenakan. Siapa yang lebih kuat dan tidak mudah lepas sarungnya maka dialah pemenangnya.
Kadang nih, ada teman yang caranya rapi sekali bahkan bisa kuat dan tak lepas walau ditarik sampai 5 orang. Keren kan? Ya iyalah, santri! Yang notabenenya hampir 24 jam setiap hari pakai sarung terus. Nah berikut proses2nya.

Langkah Cara Memakai Sarung Sholat yang Rapi

Usahakan semua poin penting yang disebut dijalankan agar sarung yang Anda pakai terlihat lebih rapi layaknya ustads yang sering ceramah di Masjid dan juga tentunya sholat anda lebih khusyu.
1. Pertama kali, gunakan celana dalam dulu. Ini bisa dibilang wajib, karena jika tidak, nanti saat sujud ‘testis’ (maaf agak tidak sopan) akan terlihat menggantung.
2. Selanjutnya, tanpa harus pakai baju koko dulu (ini bedanya kalau pakai baju kantor yang mana baju lebih dulu), langsung kenakan sarung. yakni mulai dengan memasang sarung dari atas lalu bentangkan ke kiri dan ke kanan dengan kedua tangan.
3. Pastikan jahitannya berada di depan dan persis tengah. Setelah sudah berada di tengah garis jahitannya, barulah digeser sedikit ke samping kiri atau kanan (sekitar 10 cm). Ini tujuannya, agar antara sisi kanan dan kiri tidak sama panjang dan agar lipatan yang depan nantinya bisa lebih lebar dari yang berada di dalam)
(jika garis jahitannya diletakkan agak ke kiri maka bagian kirilah yang nantinya dilipat lebih dulu dan berada di dalam, dan sebaliknya)
4. Jika sudah mengatur garis jahitannya, lalu tahan dengan dagu bagian tengahnya dan barulah sisi kiri dilipat lebih dulu lalu tahan dengan tangan.
(Pastikan saat melipat, perhatikan bagian bawahnya. Jika ujungnya miring ke bawah, maka lipatannya agak di tarik ke atas. Ini penting sekali agar bagian bawah sarung rata dan rapi)
5. Selanjutnya sisi sebelah kanan juga dilipat ke dalam menutupi lipatan pertama tadi. Juga harus perhatikan lipatan bagian bawahnya, jika tidak lurus maka sebaiknya agak ditarik ke atas bagian atasnya.























6. Nah, barulah masuk ke tips inti cara memakai sarung sholat yang baik dan rapi, yakni dengan melipat ke bawah ujung dari hasil lipatan sisi kiri dan kanan kurang lebih 20 cm ke bawah. Ini fungsinya agar antara kedua sisinya kuat dan tidak goyang.
7. Terakhir tinggal lipat ke bawah dengan lipatan yang kecil-kecil (jangan digulung), hingga didapatkan tinggi sarung yang pas.
(Usahakan saat melipat bagian depannya, bagian belakangnya juga digulung sampai sejajar dengan lipatan depan).
Kesimpulannya:
Untuk menghasilkan lipatan sarung yang rapi ada 3 hal yang harus diperhatikan, yaitu posisi jahitannya di bagian depan dibuat agak miring ke samping, lalu saat melipat sisi kiri dan kanan ke depan usahakan bagian bawahnya sama rata dan jika tidak bagian atasnya agak ditarik ke atas sambil dijepit tangan, dan terakhir adalah saat sebelum melipat atau menggulung ke bawah maka harus dilipat dulu sekitar 20 cm ke bawah biar kuat.

Hal-hal yang harus dperhatikan saat pakai sarung

  1. Pastikan mereknya dan warna yang lebih gelap yang biasanya lebarnya selebar jengkal orang dewasa yang memanjang ke bawah, posisinya diletakkan di bagian belakang pantat yang mena mereknya ada di bawah.
  2. Usahakan hasil lipatannya di atas mata kaki. Selain lebih sesuai dengan sunnah dalam hadits Nabi saw., juga karena jauh lebih enak melangkah saat berjalan serta tidak mudah terkena percikan air atau lumpur dan kotoran najis.
  3. Posisi lipatan sarung yang digunakan atau belahannya sebaiknya berada di depan paha kiri atau kanan biar terlihat rapid an tidak sulit saat melangkah.
Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf 
Assalamuaalaikum wr.wb

Categories:

Senin, 08 Mei 2017

Manajemen Perkantoran

G.R. Terry, Manajemen perkantoran dapat dirumuskan sebagai perencanaan, pengawasan dan pengorganisasian pekerjaan kantor serta menggerakkan mereka yang melaksanakan pekerjaan kantor tersebut untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu.

Jadi dapat disimpulkan bahwa manajemen perkantoran merupakan rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengawasi dan mengendalikan hingga menyelenggarakan secara tertib pekerjaan administrasi perkantoran untuk menunjang tercapainya tujuan yang ditetapkan.

`Secara terrinci kegiatan dalam manajemen perkantoran meliputi:
-Rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengawasi, dan mengendalikan hingga penyelenggaraan terhadap suatu hal berjalan tertib.
-Hal yang terkena oleh rangkaian pekerjaan tersebut pada umumnya adalah pekerjaan perkantoran.

Lingkup kegiatan manajemen perkantoran tidak hanya kegiatan perkantoran, tetapi juga hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan perkantoran tersebut, antara lain :
pegawai kantor
biaya perkantoran
prosedur
metode perkantoran
dan lain-lain.
4. Kegiatan administrasi
   a. Menghimpun, yaitu kegiatan-kegiatan yang mencari dan mengusahakan tersedianya segala keterangan yang tadinya belum ada atau berserakan dimana-mana sehingga siap untuk dipergunakan bila diperlukan.
  b. Mencatat, yaitu kegiatan yang berhubungan dengan berbagai peralatan tulis yang diperlukan sehingga terwujud tulisan yang mudah dibaca, dikirim, dan disimpan termasuk dengan alat rekam.
  c. Mengolah, yaitu bermacam-macam kegiatan mengerjakan keterangan- keterangan dengan maksud agar mudah digunakan.
  d. Menggkalian, yaitu kegiatan memperbanyak dengan berbagai cara dan alat sebanyak jumlah yang diperlukan.
  e. Mengirim, yaitu kegiatan menyampaikan dengan berbagai cara dan alat dari satu pihak ke pihak lain. f. Menyimpan, yaitu kegiatan menaruh dengan berbagai cara dan alat ditempat tertentu yang aman.

5. Konsepsi Tata Usaha Sebagai Pekerjaan Perkantoran Data dan informasi yang diperoleh sangat berhubungan dengan aktivitas organisasi. Adminitrasi dalam arti sempit disebut tata usaha (clerical work, office work).
Oleh karena tata usaha merupakan pengelolaan data dan informasi, maka keseluruhan rangkaian kegiatan-kegiatan tersebut terdiri dari penerimaan, pencatatan, pengklasifikasian, pengolahan, penyimpanan, pengetikan, penggkalianan, pengiriman informasi dan data secara tertulis yang diperlukan oleh organisasi.

Kegiatan diatas dapat dirangkai dalam tiga kelompok, antara lain:
  1) Korespondensi (correspondence) atau surat-menyurat, yaitu rangkaian aktivitas yang berkenaan dengan pengiriman informasi secara tertulis mulai dari penyusunan, penulisan sampai dengan pengiriman informasi hingga sampai pada pihak yang dituju.
  2) Ekspedisi (ekspedition), yaitu aktivitas mencatat setiap informasi yang dikirim atau diterima, baik untuk kepentingan intern maupun ekstern
  3) Pengarsipan (filing), yaitu proses pengaturan dan penyimpanan informasi secara sistematis sehingga dapat dengan mudah dan cepat ditemukan setiap diperlukan.

Seluruh kegiatan diatas merupakan kegiatan tata usaha yang dipkalianng sebagai pekerjaan intern yang melibatkan manusia (personil) serta sarana dan prasarana ketatausahaan melalui kerja sama untuk tercapainya tertib administratif.
B. Sistem Informasi Manajemen
    1. Pengertian Definisi dari Sistem Informasi ialah Suatu Sistem terintegrasi yang mampu menyediakan Informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Atau; Sebuah Sistem terintegrasi atau Sistem manusia-mesin, untuk menyediakan Informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual,model manajemen dan basis data.

Categories:

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Copyright © Idamchld | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑